Friday, May 23, 2014

Ruang Gelap

Bagai lilin menyala lalu tertiup angin..
Kini lampu itu meredup..
Pandanganku tak lebih dari panjang tanganku..
Ruangan ini menjadi terlalu gelap untukku..
Tak lebih baik dibanding kemarin..
Udara dingin menjilati kulit kering ini..
Malam dengan mata merah menyeranta alam yang tertidur..
Aku terdiam di sudut ruangan itu..
Menanti bagai gadis kecil yang takut kegelapan..
Kau takkan tahu apa yang mampu kulihat..
Samar cahaya tampak jauh di langit..
Tak seorang pun mampu menggapai untuk dibawa ke bumi ini..
Menanti bukan yang terbaik untuk saat ini.
Tapi ku terlalu takut untuk berdiri dan melangkah.

Thursday, May 22, 2014

Pasrah

Kata-kata yang terucap begitu menyakiti diriku sendiri..
Kebohongan hanya untuk memberi penawar rasa sakit..
Pastinya Kau tahu Tuhan..

Maafkan hambaMu..
Kini kurasa tak sanggup sakit ini ditahan..
Nanahnya sudah tercium oleh banyak orang..

Aku yang sudah tak tahan namun tak berdaya..
Kau Tuhanku.. Tak pernah ku meminta selain padaMu dan diriku..
Kini diriku tanpa daya dan tak mampu berupaya..

Jera jua bukan kata, tapi dirasa..
Kini 'ku pasrah atas kehendak dan kuasaMu..

Saturday, May 10, 2014

Dan Lagi

Dan lagi sepi ini ada di hati..
Kutahu datangnya, mereka dari yang entah mengapa menjadi gila..
Dan lagi sepi ini diam sendiri..
Kutahu mengapa, hati tersakiti oleh sang entah mengapa menjadi gila..
Dan lagi kini dunia menjadi terlalu sepi..
Ku tak tahu entah mengapa menjadi gila..

Dan kini..
Hidupku hanyalah bualan waktu..