Andai rindu bisa sampai tepat pada waktunya..
Kuharap rindu tak pernah ada..
Namun kasih tiada bersua, apalah arti mendamba?
Kutahu Kau marah padaku..
Namun sungguh aku hanya tiada berdaya..
Jangan kau usap air mata ini, bulan..
Jangan kau buat ku tersenyum malam ini bulan,
Biar rindu ini membasahi tubuh yang kering..
Biar rindu ini membasahi jiwa yang kering..
Keringnya kini tiada terkira,
Terlupa oleh waktu, dipanasi mentari menyilaukan rasa.
Terhempas olehmu, yang kini ada di dimensi mimpi..
Aku hanyalah seorang manusia,
Yang batas adalah sekitarku..
Aku hanyalah manusia,
Memandang hanya sebatas yang kubisa.
Andai kau datang kembali,
Waktu jua takkan pernah menyesal..
Kuharap engkau esok 'kan bahagia.
Kuharap rindu tak pernah ada..
Namun kasih tiada bersua, apalah arti mendamba?
Kutahu Kau marah padaku..
Namun sungguh aku hanya tiada berdaya..
Jangan kau usap air mata ini, bulan..
Jangan kau buat ku tersenyum malam ini bulan,
Biar rindu ini membasahi tubuh yang kering..
Biar rindu ini membasahi jiwa yang kering..
Keringnya kini tiada terkira,
Terlupa oleh waktu, dipanasi mentari menyilaukan rasa.
Terhempas olehmu, yang kini ada di dimensi mimpi..
Aku hanyalah seorang manusia,
Yang batas adalah sekitarku..
Aku hanyalah manusia,
Memandang hanya sebatas yang kubisa.
Andai kau datang kembali,
Waktu jua takkan pernah menyesal..
Kuharap engkau esok 'kan bahagia.