Nada yang kita gunakan dalam penerapan sebuah kalimat saat berbicara akan banyak memaknai dan mempengaruhi penilaian lawan bicara dan juga mampu membawa keadaan emosi dari berbagai pihak.
Seperti anda berkata "Ya!" pada seseorang dengan nada yang menyentak dan mengejutkan, akan meningkatkan emosi negatif yang mempengaruhi pemikiran lawan bicara tersebut.
Bersyukurlah jika orang itu sudah mengenal anda dekat dan dapat memaklumi satu keadaan tersebut.
Nada bicara sangat mempengaruhi makna dari apa yang anda katakan, terlebih lagi jika orang tersebut baru anda kenal.
Mereka akan menilai anda sebagai orang yang tempramental ataupun arogan walaupun dalam kenyataannya anda tidak demikian.
Dari sini kita dapat menemukan kelemahan dalam kalimat tertulis maupun pernyataan-pernyataan yang anda buat dalam berbagai kesempatan dan momentum.
Kita juga memiliki kelemahan dalam perbincangan tertulis karena lawan bicara tidak dapat melihat reaksi wajah dan kontak mata langsung yang menurut saya vital terhadap penilaian karakter seseorang dari sebuah perbincangan, karena terkadang tanda baca pun kurang mampu menyampaikan secara akurat akan emosi yang kita padukan dalam kalimat di perbincangan tersebut.. :D