Tuesday, April 17, 2012

Titik-Titik

Anak itu memendam sedih dalam-dalam namun tampak sangat jelas dari matanya..
Dia meratapi nasibnya yang hanya selembar rupiah..
Dipegangnya perut yang sudah kesulitan untuk mengembang dan mengempis itu..
Memperhatikan sekitarnya yang sedang makan dengan lahap..

Sekilas dia terlihat berkhayal untuk dapat merubah rupiah di tangannya menjadi sebongkah emas..
Dia melangkah mendekati penjual makanan..
"Pak.. Kalau nasi sama tempe goreng sama air putih berapa?"
"tiga ribu, dek.." Jawab si pedagang yang cukup ramah itu.
Kembali dia melihat genggaman rupiah ditangannya itu dan memandang ke tanah sembari menahan perih yang dirasakan perutnya itu..
Dia melangkah menjauh dari tempat itu dan duduk bersandar pada tembok yang penuh dengan coret-coretan anak nakal lalu menunduk dan menangis seakan akan berakhir dunia ini..

Lalu ada seorang wanita cantik mendekati dia dan memberinya Sejumlah uang dari genggamannya yang sedikit mengejutkan..
"Mba.. Makasih banyak  mba.. tapi ini untuk apa?" Dia bertanya penasaran dengan penuh perasaan gembira dalam hatinya.
"Tadi saya lihat adek di warung nasi dan kayaknya uang adek kurang.. Semoga ini bisa membantu yaa, dek.." Jawab wanita itu dengan senyum dan menahan tangis penuh rasa iba..

Tuhan maha adil.. Tuhan maha mengetahui apa yang dibutuhkan pada saat yang tepat bagi umatnya..

Sunday, April 15, 2012

Sesama Kita

Mereka manusia sama seperti kita..
Mereka manusia yang juga punya perasaan seperti kita..
Mereka manusia sama seperti anak-anak kita..
Mereka manusia yang juga bisa sakit dan tersakiti seperti kita..

Takdir yang membuat kita berbeda dari mereka..
Nasib yang membuat kita jauh dari mereka..
Tidakkah kita iba melihat kesedihan mereka..
Seberapa rapuhnya kita hingga enggan merangkul mereka..

Miris

Ini berawal dari pembicaraan antara saya dan paman saya tentang premanisme ataupun tindakan-tindakan yang anarkis di Indonesia..
Saya diperlihatkan beberapa video yang benar-benar menjijikkan bagi saya karena perilaku tirani itu sangat asing di mata saya walaupun tidak demikian bagi telinga saya..
Lalu saya teringat akan kehidupan saya di masa pendidikan Sekolah Menengah Atas yang tertarik dengan latar belakang dari terjadinya peristiwa-peristiwa seperti ini..
Di kampung halaman saya kota Cirebon, tepatnya di daerah pesisir Cirebon sering terjadi peristiwa-peristiwa naas seperti ini. Entah itu dilatar belakangi masalah pribadi ataupun kepentingan kelompok, namun tetap saja merugikan dan tidak baik bagi citra kota Cirebon..
Dari pengamatan dan penilaian saya pribadi ada beberapa faktor yang menghasut terjadintya peristiwa-peristiwa seperti ini beberapa diantaranya adalah : Faktor Geografis, Lingkungan Sosial, Gaya Hidup..

Mari kita mulai bahas dari Faktor Geografis..
Kemungkinan besar dari letak daerah mereka yang tergolong beriklim panas (terkadang sangat panas) ini menciptakan suasana yang seirama pula terhadap kondisi emosi warga yang tinggal di daerah ini. Mereka cenderung lebih agresif dan tempramental menghadapi segala perbincangan, terlebih lagi suatu masalah yang merugikan pihaknya.

Faktor Lingkungan Sosial..
Lingkungan yang mendukung terjadinya peristiwa ini adalah banyaknya pengangguran muda dan rendahnya tingkat pendidikan mereka yang mengakibatkan seringnya terjadinya perkumpulan yang justru berdampak baik di satu sisi dan pula sebaliknya, perkumpulan ini membuat mereka merasa senasib dan memaksa mereka (secara tidak sadar) menumbuhkan rasa simpati yang terlalu berlebihan satu sama lainnya. Persatuan seperti ini menjadi cenderung tertutup bagi orang lain sehingga pola pikir mereka menjadi senada dan cenderung monoton. Dengan tidak adanya dominasi membuat mereka merasa nyaman dan setara satu sama lain ditambah dengan pola pikir yang serupa, pandangan yang sama semakin mengokohkan persatuan mereka ini. Saat salah seorang dari mereka ini dihadapkan dendam pribadi maka menjadikannya dendam bagi kelompok mereka juga, sehingga memicu timbulnya perkara-perkara karangan yang mendukung mereka melakukan tindakan anarki secara berkelompok.

Gaya Hidup..
Gaya hidup mereka yang monoton menciptakan suatu kejenuhan tersendiri dan saat ada hiburan rakyat yang terbuka bagi umum menjadikannya sangat menarik dan membangkitkan minta mereka untuk menyaksikannya secara berkelompok juga. Di samping itu kelompok-kelompok seperti ini juga sering mengkonsumsi sesuatu yang membuat kehilangan kesadaran mereka yang utuh. Bisa itu minuman keras maupun lainnya yang didapatkan dari transaksi ilegal.

Benar-benar miris saya melihat begitu banyaknya pengangguran di Indonesia mengingat Sumber Daya Alam di negeri ini yang begitu melimpah.Saya teringat pernah membaca satu kalimat pada spanduk dalam suatu acara yang diadakan oleh Departemen Sosial di Kantornya di Salemba Raya, Jakarta pusat yang bertuliskan "Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia". Saya menyimpulkan bahwa kalimat ini bertujuan untuk menyemangati kita sebagai warga Indonesia agar lebih terpacu lagi kreatifitasnya dalam memanfaatkan segala yang ada di Indonesia.

Miris sekali saat saya melihat betapa banyaknya anak-anak yang mengais meminta belas kasih di bawah gedung-gedung perbisnisan yang kokoh di jakarta. Beberapa diantara mereka terlihat pucat dan kelaparan, sedangkan di atas gedung itu sendiri banyak orang yang menghabiskan uang dengan jumlah yang banyak hanya untuk hal yang tidak berguna.
Banyak sekali mereka yang menjadi korban dari keputusan-keputusan tidak tegas dan tidak bijaksana yang diambil oleh pemerintah. Menurut pandangan saya dampak terburuk yang akan terjadi dari masalah negara kita yang begitu kompleks ini akan membentuk karakter yang buruk bagi warga Indonesia.

Memang sangat sulit untuk menyudahi masalah yang semakin lama semakin berkelumit mencekik warga Indonesia.Banyaknya praktek korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang berkepentingan memperkeruh kepercayaan rakyat terhadap para pemimpinnya. Setiap orang tidak lagi tenang memandang satu sama lain, mereka saling mencurigai. Semakin banyak orang yang tidur sembari menahan lapar karena tuntutan kondisi ekonomi.
Tetapi di samping itu, cukup banyak hal yang bisa membuat kita bangga menjadi warga Indonesia baik dari Warganya maupun Tanah Airnya.

Maju Indonesiaku!! Tunjukkan pada dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat dan cerdas!!

Tulisan ini adalah cuplikan dari catatan pribadi saya yang juga disertai serentetan fakta yang saya ketahui dan dari pengamatan saya.
Mohon maaf jika postingan saya ini mengganggu pencitraan baik anda terhadap Indonesia.

Friday, April 6, 2012

Telanjang

Mata tertipu dengan apa yang kupakai..
Segala perilaku baik hanya untuk menipu..
Tak ada lagi insan jujur yang tidak terpasung dengan tangga yang dibuatnya sendiri..
Saya ingin telanjang agar mereka dapat melihat borok yang ada di sekujur tubuh ini..
Saya ingin berdiri tegak agar mereka tau akan semua kebodohan yang ada..
Mengapa mereka hanya menginginkan kelebihan tanpa mau menerima kekurangan.
Kapan semua tanya dalam benak 'kan terjawab..
Andai masa itu ada..
Adakah seorang penuh kasih sudi mengobati dan merawat..
Semua luka ini yang sudah membiru dan hampir membusuk..
Peduli apa mereka..
Kita hidup masing-masing..

Thursday, April 5, 2012

Kisah Cinta

Di sebuah desa yang indah nan damai..
Hiduplah seorang pemuda yang mencintai seorang gadis yang begitu cantik di desa itu..
Lelaki ini sangat mencintai wanita itu..
Sampai pada akhirnya pemuda ini berniat untuk menyatakan cintanya yang sudah lama dia pendam..

"Wahai gadis.. aku mencintaimu sedari dulu hingga akhir masa nanti.." teriaknya di bawah jendela kamar sang gadis..

sang gadis pun membuka dan menengok keluar dari jendelanya..

"Apa yang sedang kau lakukan, handoyo?" Tanya gadis tersebut dengan penuh curiga..
"Aku mencintaimu warohmah.." Jawab lelaki itu..
"Apa buktinya? jangan-jangan kamu ingin merampok rumahku melalui jendela kamarku.."
"Subhanallah.. Gadis.. aku cinta padamu.."
"Coba buktikan kalau kau memang mencintaiku.."
"Saya bisa memotong nadi saya hanya untuk membuktikan cinta saya kepadamu wahai gadis.."
"Buktikanlah kalau memang kau sanggup melakukannya.."

Lalu lelaki itu pun menyayat nadinya dengan sebuah pisau yang dibawanya setelah menggembala hingga darahnya berceceran di tanah. Dan dia pun berkata..

"Tolong aku warohmah.. Aku kehabisan darah.."

Namun warohmah malah menutup jendelanya dan tidur dengan nyenyak..


Dan kisah itupun usai dengan sadis dan tragis..

Kesombongan

Kawan.. Lihatlah ke atas..
Disana ada langit yang luas dan tak bertepi..
Kawan.. mari berlari mengikuti angin..
Dia akan membawa kita kepada lautan yang biru lagi indah..
Kawan.. Mari kita menyusuri jalan setapak..
Banyak gunung yang kan buatmu berdecak kagum dalam keheningan yang damai..
Siapa yang menciptakan semua ini?
Manusia mana yang mampu menciptakan semua ini?
Makhluk apa yang sanggup menciptakan semua ini?
Kala siang mentari menyinari dunia..
Kala malam bulan dan bintang mendamaikan tiap hela nafas..
Tuhanmulah yang membuat itu semua..
Tuhamu juga bisa menghancurkan semua hanya dalam masa yang takkan kau kira..
Kesombonganmu hanya akan membuatNya murka..
Bayangkan apa yang bisa dilakukanNya kepadamu atas kesombonganmu itu..