Thursday, May 3, 2012

Biarkan dia menari di bawah langit mendung

dari matanya terlihat beban berat sedang dipikulnya dalam hati..
ingin membantu namun apalah daya, dia bahkan tak menganggapku ada..
gelisah melihatnya letih seperti itu..
perihnya takkan dibaginya..
selalu riang menipu dunia..
dia bahkan sanggup menari karena terbiasa membawa beban itu..
langit mendung di atas sana tidak berujung tidak berpangkal..
semua mata bingung melihat kejadian ini..
namun dia tetap menari dengan penuh tawa dan canda sendiri..
aku duduk di bawah pohon dan memandanginya dari kejauhan..
tersenyum sendiri kegirangan..
apa kata orang?
peduli apa? Selagi aku senang..