Terbang terbawa angin, tak punya tujuan lalu hilang bersamanya.. Tak berbentuk, hanya sesekali terlihat, tak banyak warna dan hanya mengitari satu ruangan.. Damai, lembut, berangan.. Sembari terbang dia menari, entah tarian apa itu.. Dia berkumpul bersama teman-teman seumurannya, lalu mereka berlari menaiki udara lembut menuju angkasa luas untuk bertemu orang tua dan teman-teman lainnya yang sudah menunggunya untuk bersama turun kembali dengan tetesan air.. bak burung yang terbang bebas lalu tewas menghantam bumi.. Salah mereka? itu takdir mereka, takdir mereka yang sangat menyedihkan.. Hidup mereka terlalu ringkih dan sangat mudah ditiadakan..
Selamat jalan kepulan asap yang kusayang, kusimpan sebagian dalam dada dan darahku..
Selamat jalan kepulan asap yang kusayang, kusimpan sebagian dalam dada dan darahku..