Tak hentinya dia menendang
Namun sang tuan tiada naik pitam
Diusapnya kebahagiaan dalam dirinya
Terasa hinggap disana berbulan lamanya
Harap cemas semua yang dimakan
Waktu menantang ajal dengan garis ibu jari
Ada lelaki berdiri disampingnya
Setia menemani jeritnya
Tak henti harap cemas itu dari keringatnya
Demi lembaran baru dia korbankan segalanya
Hati manis yang kecil
Hati manis yang didamba
Namun sang tuan tiada naik pitam
Diusapnya kebahagiaan dalam dirinya
Terasa hinggap disana berbulan lamanya
Harap cemas semua yang dimakan
Waktu menantang ajal dengan garis ibu jari
Ada lelaki berdiri disampingnya
Setia menemani jeritnya
Tak henti harap cemas itu dari keringatnya
Demi lembaran baru dia korbankan segalanya
Hati manis yang kecil
Hati manis yang didamba