Monday, November 25, 2013

Lagi lagi kamu

Butuh banyak wajah..
Butuh lebih lama waktu..
Butuh lebih banyak langkah..
Butuh lebih sempurna imajinasi..

Hanya untuk bisa selintas terlupa..

Tapi sekali senyum dan mata itu hadir diantara yang kupandang..
Hanya diam.. Waktu berhenti.. Ruang menjadi begitu sempit untuk bisa menjauh..

Pandanganku hanya bisa tertampung oleh senyum itu..
Terurai cahaya disekitarannya..
Ada banyak sekali warna..
Ada jutaan simponi..
Tak ada satupun yang salah..

Ini adalah makna sempurna yang tidak sempurna..
Ini adalah hidup yang tidak hidup..

Lagi-lagi kamu..
Dimensi abstrak, cinta seorang pujangga..
Lagi-lagi kamu..
Melodi terindah bidadari dari surga..
Lagi-lagi kamu..
Lagi-lagi kamu..

Friday, November 8, 2013

Jama'

Bukan menyamakan, tetapi mendamaikan.
Bukan mendominasi, tetapi mengawali.
Bukan tidak bisa, namun sulit itu biasa.
Jangan karena berbeda lalu dibenci, bencilah yang salah.
Yang salah dari mata kalian, bukan matamu.
Bukan dibuai, tetapi dibangun.


Lemahnya pikiran ditandai dengan sulitnya menerima perbedaan.
Keruhnya hati, ditandai dengan sulitnya memaafkan.

Cicak merayap di dinding, kuda berjalan di tanah, burung terbang di udara, dan ikan berenang di air.
Masing-masing benar bagi hidupnya, dan manusia, sesungguhnya dipenuhi rasa takut dihatinya.
Membungkusnya dengan keberanian seadanya, yang bisa robek kapanpun bahkan oleh lidah.

Hidup ada dua, yang jadi satu di badanmu.
Setengah milik Tuhan, setengah milikmu.
Hargai milikmu, agungkan milik Tuhan.

Bintangku Tak Terang

Kutahu yang kau rasa..
Resah dan gelisah..
Cintaiku begini, jangan pergi..
Dan jangan pernah terpikirkan..

Pernahkah kau merasa, apa yang kuberi tak sejujurnya?
Buang ragu itu..
Ini takdir kita, aku dan kamu bersama..

Dipelukmu, kusandarkan seluruh hidupku..
Hanyut dibawa kenangan adalah kemarin..
Sepi ini, takkan terobati tanpa senyummu..

Ingatkah kau akan bisikmu yang menghangatkan dinginnya hati ini?
Hasratku takkan usai, tidak seperti ke hati yang lain..

Kutunggu kamu siang dan malam..
Hanya untuk hari ini..
Hari-hari seperti ini..

Banyak yang datang, tak satupun yang mampu mencuri hati ini..

Kuldesak

Ada satu bisik dalam mimpi..
Mimpi buruk yang entah sebejat apa namanya..
Hidupku usai di derai air mata yang tak pernah mampu untuk keluar..

Perasaan yang lemah ini terlalu sendiri untuk merasa hangat..
Perasaan yang lemah ini menyentuh sendiriku..
Sendiriku yang entah kan terus lukai hati-hati yang bawa damai..

Tuhan!
Kembalikan aku di jalanmu..
Hanya Kau dan rinduku..
Tak ada wanita, tak cukup cinta..
Tak ada teman, tak cukup tulus..
Tak ada kisah, yang cukup setia dan mengharukan..

Aku adalah Kamu..
Kamu adalah Kamu..
Aku milikMu..

Yakinku bukan lentera..
Namun jelaga..
Hidupku masih entah..
Namun kurasa lelah..

Entah..
Kini dan nanti pun tak dapat kupastikan..
Hanya terdiam dalam sepi dan sendiri.