Wednesday, February 19, 2014

Pengandai Tak Bertaring

Ku layak, tak kuinginkan begitu..
Tak layak, Terpikirkan pun tidak..
Aku di masa depan, jatuh bangun karena kaki yang lemah..
Aku di masa lampau, berdiri tegak dengan dipapah..

Sama dengan yang tidak kuhitung..
Kebencian merasuk ke aliran darah..
Caci maki menggema di dalam ruang kepala..

Friday, February 7, 2014

Hidup Adalah Perjuangan - Dewa 19

Kemenangan hari ini
Bukanlah berarti, kemenangan esok hari
Kegagalan hari ini
Bukanlah berarti, kegagalan esok hari

Hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti
Usah kau, menangisi hari kemarin

Tak ada yang jatuh dari langit
Dengan cuma-cuma, semua usaha dan doa

Kebenaran saat ini
Bukanlah berarti, kebenaran saat nanti
Kebenaran bukanlah kenyataan

Hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti
Usah kau, menangisi hari kemarin

Hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti
Usah kau, menangisi hari kemarin
Hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti
Usah kau, menangisi hari kemarin

Hidup adalah perjuangan
Bukanlah arah dan tujuan
Hidup adalah perjalanan
Hidup adalah perjuangan

Rinduku

Ada sebuah gumpalan dalam hati ini, yang kunamai rindu.
Bentuknya terlalu abstrak, hingga tak mungkin kuukir ataupun kuhias.
Entah rindu apa, siapa atau kapan.
Ini begitu dalam dan menyentuh.

Dia

Dia bagai kain yang berjalan.
Pandangannya bagai angin sejuk diantara pepohonan cemara.
Mulutnya hening bagai pasir di dasar samudra dalam.
Hendak meledak, namun tertahan dengan kuat.

Kekasihmu tiada melihat apa yang mampu kulihat.
Andai dia bisa melakukannya, pastilah dia yang paling beruntung di dunia.

Dari Kulit Yang Tercela

Kala sesuatu yang tak mampu lagi kau pandang, menjadi sesuatu yang tidak kau percaya.
Celakalah kau!

Mungkin mata yang paling esensial di dirimu sudah tak mampu melihat apapun.
Mungkin kulit yang paling esensial di dirimu sudah tak mampu merasa apapun.

Masihkah kau yakini rindu yang tak berbentuk tapi terasa?
Pernahkah kau rasa gelisah yang tanpa alasan, namun kebenaran yang kau temukan?
Adakah rasa iri yang perlahan mengendalikan tangan dan kakimu?
Bisakah kau membenci sesuatu yang bahkan kau tak pernah lihat ataupun rasakan?

Semua yang kau percaya hanya dari kulit yang tercela.
Kebodohan, keangkuhan, serakah dan celakalah dirimu!

Saturday, February 1, 2014

Kami

Kamu disana berdiri, aku duduk disini..
Hendak menyapa, namun muka tak henti berpaling.

Tuhan.. Aku milikMu
Dia pun milikMu..

Satukan kami yang tidak sempurna, menyempurnakan.
Bukan Tuhan, nurani, dan hati kami.
Kau hendak, kami ikuti.
Aku minta, hanya Kau yang mampu memberi.

Tenangkan, kami bukan siapa-siapa.
Hanya berdua, namun saling menanti dan mencari.