Aku benci membenci..
Karenanya kebencian malah menjadi biasa.
Aku benci ketika aku harus membenci..
Karenanya membenci bisa dalam sekejap saja.
Syukurlah aku manusia..
Tetapi langit semakin kelam.
Tanah tak lagi hangat.
Rumah pun tak berpintu.
Mendidih bumi ini kemarin!
Kemarin kutanya pada angin.
Hanya bermasam dan berlalu.
Hari ini kutanya hujan.
Dia menangis menunduk dan berlalu.
Haruskah kubiarkan?
Hnya mampu memandangi.
Memandangi manusia berlumuran benci.
Sedang aku melumuri.
Karenanya kebencian malah menjadi biasa.
Aku benci ketika aku harus membenci..
Karenanya membenci bisa dalam sekejap saja.
Syukurlah aku manusia..
Tetapi langit semakin kelam.
Tanah tak lagi hangat.
Rumah pun tak berpintu.
Mendidih bumi ini kemarin!
Kemarin kutanya pada angin.
Hanya bermasam dan berlalu.
Hari ini kutanya hujan.
Dia menangis menunduk dan berlalu.
Haruskah kubiarkan?
Hnya mampu memandangi.
Memandangi manusia berlumuran benci.
Sedang aku melumuri.