Apakah yang dicarinya?
Mengapa ia melangkah tegap dan pasti menuju ke ketiadaan?
Bagaimana jadinya bilan hidup mengecewakannya?
Nampaknya ia sudah terbiasa dengan itu,
Nampaknya ia sudah terlatih dalam menghadapi kekecewaan hidup.
Namun yang jadi perhatianku adalah bagaimana ia terlihat begitu kesepian?
Mengapa kau memperhatikan itu?
Sementara tidak pernah sehari pun dia menjalani hari dengan kesendirian?
Bagaimana ia bisa merasa sepi?
Entahlah,
Kulihat dari matanya hanya satu bayangan yang ia lihat,
Dan itu masa lalunya yang sudah lama ia lalui.
Darimana kau tahu itu?
Bagaimana kamu menilainya demikian?
Apa yang menjadikanmu memperhatikannya?
Intuisiku berkata demikian,
Dengan melihat ia menjalani harinya, seolah "apapun yang terjadi hidup akan terus berlanjut hingga mati" dan aku melihat ia menanti sebuah keajaiban yang akan dibawa oleh waktu.
Aku merasa iba, karena yang kulihat adalah jalan buntu..
Mengapa ia melangkah tegap dan pasti menuju ke ketiadaan?
Bagaimana jadinya bilan hidup mengecewakannya?
Nampaknya ia sudah terbiasa dengan itu,
Nampaknya ia sudah terlatih dalam menghadapi kekecewaan hidup.
Namun yang jadi perhatianku adalah bagaimana ia terlihat begitu kesepian?
Mengapa kau memperhatikan itu?
Sementara tidak pernah sehari pun dia menjalani hari dengan kesendirian?
Bagaimana ia bisa merasa sepi?
Entahlah,
Kulihat dari matanya hanya satu bayangan yang ia lihat,
Dan itu masa lalunya yang sudah lama ia lalui.
Darimana kau tahu itu?
Bagaimana kamu menilainya demikian?
Apa yang menjadikanmu memperhatikannya?
Intuisiku berkata demikian,
Dengan melihat ia menjalani harinya, seolah "apapun yang terjadi hidup akan terus berlanjut hingga mati" dan aku melihat ia menanti sebuah keajaiban yang akan dibawa oleh waktu.
Aku merasa iba, karena yang kulihat adalah jalan buntu..