Putuskan tali itu!
Siapakah kita sebenarnya?
Apakah kita adalah wajah yang kita miliki?
Bagaimana jika diganti?
Seperti apa kita?
Akankah kita akan berbeda dengan diri kita yang sebelumnya?
Putuskan tali itu!
Kemanakah tujuan kita?
Apakah tujuan kita menentukan siapa kita?
Bagaimana bila kita berdiam?
Seperti apa nanti?
Akankah pada akhirnya nanti kita menemukan kebenaran dari perjalanan selama ini?
Mungkin pada saatnya nanti kita akan terhempas dalam labirin kehampaan dalam diri kita, dalam benak kita, dalam pikiran kita.
Sulit membayangkan bagaimana nanti bila yang pasti adalah ketidak pastian.
Sulit membangun sesuatu bilamana kita tidak memahami apa yang kita miliki.
Aku memiliki satu, satu yang bukan dalam bentuk jamak, melainkan satu yang tunggal.
Kujadikan pusaka dalam hidup ini, sejauh ini hidupku tidak pernah baik-baik saja, tidak ada satu hal pun yang terjadi dalam hidupku adalah hal yang sudah kubayangkan.
Begitu abstrak dan sangat sulit dipahami, baik bagi diriku maupun orang lain.
Hati ini beranjak tertatih melewati aral rintangan, panas-dingin, perih-bahagia, hingga sedu sedan dalam penantian ketidakpastian selanjutnya.
Namun tetap saja, hidup adalah hidup, kehidupan terus berjalan walaupun tidak dikehendaki.
Mungkin banyak orang yang menantikan akhir kisah yang sedang dijalani, namun kebanyakan kita tetap berusaha membakar semangat dan berusaha menjadi yang terbaik, sementara sebagian lainnya ada yang berputar dalam pusaran kehampaan yang dirongrong oleh ketamakan, sebagian lainnya terjelembab kedalam lumpur nafsu yang menghinakan.
Akankah semua ini berakhir?
Kapankah semua ini berakhir?
Dimana semua ini 'kan berakhir?
Semua menggelengkan kepala memastikan kepada kami bahwa mereka tidak mengetahui jawab dari tanya di kepalanya selama ini.
Yang kukemukakan adalah tanya dari dirinya, bukan dari kami.
Tanya ini akan abadi selama kita menjadi manusia, namun malam hanyalah malam dan pagi hanyalah pagi, mereka hadir silih berganti mengisi kehidupan dengan berupaya untuk tetap bisa menghadirkan kesempatan bagi semua insan.
Hari baru kini hadir kembali, mari kita menyongsongnya dengan pembaruan yang berbeda.