Kau bilang Tuhanmu satu
Kini kau bilang Ia tak ada
Pada keheningan malam yang kutapaki, aku sebutir pasir di tepian pantai
Di kegaduhan siang yang kuarungi, akulah buih di lautan
Dulu kau bilang kau sembuh
Kini kau kembali jatuh
Dulu kau bilang kau putih
Kini kau semerah api
Apakah perancis busuk itu yang merusak otakmu?
Tak lain kamu adalah aku, dia dan mereka
Kembali kau jatuh menjadi pecandu...
Pecandu dosa
Kau penggandrung dosa yang pekat
Jelaga di hatimu takkan terhapus oleh usapan manis bidadari
Pekat hatimu yang terbakar takkan bisa kau cuci dengan doa
Kembali kau jatuh menjadi pecandu...
Pecandu dosa
Kau penggandrung dosa yang pekat
Kini kau bilang Ia tak ada
Pada keheningan malam yang kutapaki, aku sebutir pasir di tepian pantai
Di kegaduhan siang yang kuarungi, akulah buih di lautan
Dulu kau bilang kau sembuh
Kini kau kembali jatuh
Dulu kau bilang kau putih
Kini kau semerah api
Apakah perancis busuk itu yang merusak otakmu?
Tak lain kamu adalah aku, dia dan mereka
Kembali kau jatuh menjadi pecandu...
Pecandu dosa
Kau penggandrung dosa yang pekat
Jelaga di hatimu takkan terhapus oleh usapan manis bidadari
Pekat hatimu yang terbakar takkan bisa kau cuci dengan doa
Kembali kau jatuh menjadi pecandu...
Pecandu dosa
Kau penggandrung dosa yang pekat