Saturday, August 9, 2014

Luka Basah Bernanah

Luka basah bernanah itu membisikkan doanya diantara debu dan panasnya mentari.
Seandainya ia mampu berlari, namun hanya mampu berdiam sendiri.
Serangga kejam menghantamnya dengan berjuta bakteri.
Bukan sembuh malah menganga.

Lalu hujan tetiba turun atas kehendakNya.
Entah darimana serbuk bunga itu menyelimutinya.
Mungkin angin sejuk terbang membawanya kesana.
Sekejap luka bagai tiada pernah ada.

Tunggu dulu!
Itu luka? atau kisah negeriku?
Tampak sama namun berbeda.