Bukannya sedih, hati ini justru gembira..
Bosan dengan asap dan peluru..
Bosan dengan wanita..
Aku sendiri dalam ruang hampa udara, pintunya terbuka menuju tanah yang kering dan berangin..
Beberapa rerumputan tinggi berayun seirama, lainnya ada sedikit di kaki..
Entah bagaimana aku bisa disini.
Aku ingin sendiri dalam hening sembari berjalan menuju ke ketiadaan.
Kulihat bukit menyapa mentari diujung pagi.
Berpeluk hangat lalu bersenda gurau..
Bagai kawan lama tak bersua..
Andai hujan diami tanah ini, kering pasti sudah tiada.
Yang ada hanya manusia, dan rumput untuk dimakan.