Wajah indah nan mempesona hadir menyapaku malam ini,
Harap rindu kuasa hadir saat itu,
Namun bukan rindu hanya terpana..
Matamu..
Aku tenggelam kedalam pandanganmu oh, sayang..
Senyummu..
Aku larut ke dalam senyuman itu oh, manisku..
Diri tak lagi kuasa membaca riwayat rindu yang ada..
Perasaan begitu nyata adanya, tetap tak memiliki rupa..
Namun rasa tiada berkata..
Aku bernyanyi..
Aku bernyanyi untuk mengiringi wajahmu yang mempesona..
Aku belajar..
Aku belajar untuk tidak membakar diri dalam rindu lagi..
Oh manisku, kau buatku takut..
Kau membuatku merasa yang tak pernah kurasa..
Ini sungguh aneh dan tak terbayangkan..
Kau sungguh menjeratku..
Kau bakar pandanganmu itu,
Hingga hangatnya kurasa di dada..
Tak tahu apa yang kau simpan untukku,
Namun aku sudah terlanjur terjerat,
Oh kau masukkan aku ke dalam siksaan yang manis.