Sunday, April 23, 2017

Kesaksian Pagi

Kala mata kupejamkan pada malam itu,
Menanti fajar yang dijanjikanNya.
Kurasa detik adalah masa dalam secangkir kopi,
Senantiasa membuat kita terjaga.

Kala mata ini kubuka lebar pada malam itu,
Masih pula menanti fajar yang dijanjikanNya.
Seperti angin yang berhembus di lautan sepi,
Senantiasa menyeka debu di hamparan lantai.

Kupandangi sekitarku dengan seksama,
Kutatapi satu potret di atas meja,
Yang sudah menjadi buku,
Yang meratapi kesedihan manusia,
Yang memahami kegelisahan manusia,
Yang membawa cahaya bagi manusia.

Yaa Allah,
Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau,
Aku menghamba kepadaMu,
Maka tuntunlah Hamba menjadi yang baik,
Maka tuntunlah kami menujuMu,
Negeri yang Engkau janjikan bagi orang yang baik,
Negeri dimana Hamba bertemu denganMu.