Monday, July 27, 2020

Gadis Cantik..

Gadis cantik..

Cantik parasmu mengungguli sinar mentari pagi,
Merdu suaramu mengungguli buaian angin sore,
Manis senyummu mengungguli binar rembulan malam..

Temaram sendu hatiku merindu,
Sepi bermegah dalam kebimbangan hati,

Andai saja jiwaku ini milikku seutuhnya,
Pastikan kupersembahkan padamu,

Namun biarkanlah semua itu,
Biarkan anganku ini berkelana dalam ruang pengabdian,
Mencari seutas harapan dalam harap dimensi cinta..

Gadis cantik..

Bagaimana aku bisa menggapaimu?
Aku di bumi engkau di bulan..
Bagaimana aku bisa terbang walau hanya untuk bertemu?
Walau hanya dalam pelarian..

Gadis cantik..

Biarlah hati ini merindu!
Biarkan jiwa ini merana!
Biarkan luka menyayat hati!
Biarkan bumi dan langit lebur menjadi butiran debu!

Asalkan engkau penuhi inginmu..

Sajak Cinta - Quraish Shihab

Dengan nama apa engkau kupanggil,
Apakah ingin engkau kupanggil salwa (pelipur laraku),
Sehingga dengan bersamamu kan kuhibur diri ini melewati sisa hidup di dunia..

Apakah engkau kunamai Najwa?
Agar aku terus menyebut-nyebut namamu
Dan membisikannya di dalam hatiku, sepanjang umurku..

Atau kunamai engkau Laila?
Supaya kukembalikan kenangan si Majnun yang mencintai Laila,
Tapi cintanya hanya sebagian dari cintaku padamu..

Saya akan menamaimu ana (saya) .
Karena engkau adalah saya,dan saya adalah engkau.
Kalau engkau berucap, kata hatiku yang engkau ucapkan.
Kalau aku berkeinginan, keinginanku yang engkau wujudkan..

Tidak semua itu karena aku enggan melebur kepribadianmu.
Biarlah engkau kupanggil mama karena kuharap engkau menjadi mama anak-anakku..



Dibunuh Hasrat

Oh.. Hatiku..
Tidaklah mudah bagi tubuh ini untuk mengikuti inginmu,
Tidaklah sulit bagi semesta mengabulkan inginmu,
Tidak pula mungkin semua itu,

Oh.. Hatiku..
Hentikan tanyamu padaku,
Memang tugasku menyimpan semua ilmu,
Memang kewajibanku mencari cara memenuhi inginmu,

Oh.. Hatiku..
Tidakkah bisa engkau membalikkan dirimu?
Tidakkah bisa engkau melunakkan inginmu?
Tidakkah bisa engkau memadamkan api cinta yang membakarmu?

Oh.. Hatiku..
Hentikan bisikanmu yang tiada henti itu,
Memang tugasku mendengarkanmu,
Memang kewajibanku memahami keinginanmu,

Ganjil, Genap

Ganjil,
Ia tunggal dan tak berlawanan,

Kekayaan tanpa kefakiran,
Kuat tanpa kelemahan,
Kemuliaan tanpa kehinaan,
Yang hidup tanpa pernah mati,

Genap,
Ia berpasangan dan berlawanan,

Sehat dihantui sakit,
Kaya dihantui miskin,
Muda pasti tua,
Hidup pasti mati,

Gambaran ini merupakan penggambaran antara Sang Pencipta dengan ciptaannya,

Dan Apabila Malam T'lah Sirna

Dan apabila malam t'lah sirna,
Kemana aku 'kan berteduh dari lelahnya hidup?
Kemana aku 'kan berlindung dari kejamnya dunia?
Kemana aku 'kan menghangatkan hati dari dinginnya jaman?

Hidup ini penuh dengan kewaspadaan,
Hidup ini penuh dengan tanya,
Hidup ini penuh dengan peluh dan luka,
Hidup ini penuh dengan duka dan nestapa,

Kuat dihantui oleh lemah,
Kemuliaan dihantui oleh kehinaan,
Kebahagiaan dihantui oleh kesengsaraan,
Sehat namun dipastikan mati,

Dan apabila malam t'lah sirna,
Kuingin semua keresahan ini usai,
Kehampaan ini terisi kembali,
Kekeringan ini kembali subur,

Dan apabila malam t'lah sirna,
Kuharapkan engkau hadir di sisi,
Kunantikan engkau dalam pertemuan haru-biru,
Kuinginkan engkau dalam pelukku,

Dan apabila malam t'lah sirna..

Friday, July 10, 2020

Marissa

Rambutmu mengalun kala angin lembut berhembus,
Aromanya terurai ke seisi ruang,
Menenangkan riuh dan gelisah mereka..
Senyummu merekah bagai rona pelangi,
Binarnya menyinari sudut gelap hati..

Kala kau melangkah,
Semua orang berangan untuk menjadi lelakimu,
Dalam imajiku,
Bekas langkahmu ditumbuhi mawar merah dan rumput hijau walau tanahnya tandus..

Saat kau menoleh dan menyapa,
Habis sudah semua hebatku,
Hancur sudah tembok egoku,
Jantung berdegup tak menentu,
Menghempas darah memerah mukaku..

Jangan kau sebut lekuk tubuhnya!
Runtuh juga tebing rinduku,
Derita mana yang sebanding dengan aku tidak memilikinya?
Rona mentari sore itu tak sebanding dengan binar dari matamu,
Kilaunya menyeka gelapnya hati..

Kutahu yang kumau..
Sejarah hidupku mencatat,
Tak satupun wanita yang ingin kumiliki gagal untuk kudapatkan,
Aku lelaki yang seperti itu.