Monday, November 26, 2012

Larut Dalam Pelukmu

Detak jantung bagai samudera menghantam karang yang tua..
Hancur karena rapuhnya tak terkira..
Kulit tak mampu berkata hanya berdiam dengan sebuah nama..

Hisap..
Dia menghisap segalanya..

Mimpiku..
Pandanganku..
Pun semua asa termakan pada waktu itu..

Tak terkira dalamnya cinta dinanti hati..
Terasa sepi saat kau tak ada..
Terasa bergetar bumi ini saat kau meradang..

Kau cinta penuh tanya..
Kau dunia penuh canda dan tawa..

Aku meledak!!
Aku meledak!!
Aku meledak tanpa kasihmu..

Aku larut..
Aku larut..
Aku bisa larut dalam pelukmu..