Monday, April 14, 2014

Panas Dingin Di Malam Hari Karena Kemarin Dan Esok

Saat hati menggelora, mengganggu waktu tidurku..
Saat hidup menjadi terlalu banyak warna karenanya..
Saat tak ada satupun kekurangan yang mampu kutemukan..
Saat makna sebuah kata menjadi begitu dalam dari setiap hurufnya..

Otakku ricuh ramai bagai ada ledakan mesiu di dalamnya..
Telingaku tak mampu lagi mendengar riuh teriak mereka..
Mataku sayup memandang bayang sebuah senyum..
Senyumku pun bertebaran di setiap langkah yang tertinggal..

Apa ini?
Bagaimana bisa?
Aku terlalu sadar untuk terkejut..
Namun beginilah..
Saat hati bicara, kau disana menjadi sempurna.
Walaupun sempurna bukanlah kata yang cukup untuk menggambarkan.
Namun sempurnamu adalah kata yang takkan usai dijabarkan dengan kata-kata.