Rumit menaungi wilayah jiwa yang tak disentuh
Kering dan gelap.
Awalnya kamu pikir ini akan baik-baik saja
Tapi nyatanya, tidak semua hal dapat kau hitung.
Ada tangan yang jauh lebih besar dari waktu.
Kamu menyadur dengan pasrah.
Ada langkah yang lebih lebar dari rindu.
Kamu merindik diantara luka.
Kuhadapi besi seluas langit di atas kepala.
Kuhindari duri sekecil debu di bawah kaki.
Ku terjang duka nestapa.
Hanya untuk sebentuk hati.