Andai suatu masa menjawab semua tanya
Akankah tanya menjadi primadona
Tak satupun berani mengutara antara kutub yang berlawanan
Berani hanya ada di antara mulut dan matamu
Aku mencari yang tak kalian cari
Duduk bersama di kursi berduri
Bodoh, jika bicara andai kamu tahu
Aku pun bagai langit di antara angkasa tak bertepi
Bulatkah ini?
Atau antara sisi tak terlihat, ada sudut yang tak pernah diungkap
Kau berani berkaca dan bicara lantang diantara sesat
Sesat yang kau ciptakan sendiri
Kau berani menuai buah yang rasanya pahit diantara yang kau tanam
Seandainya berdiri kamu cuma satu
sebelum mereka merasa bagai keledai tua diantara kuda hitam yang gagah dan muda
Akankah tanya menjadi primadona
Tak satupun berani mengutara antara kutub yang berlawanan
Berani hanya ada di antara mulut dan matamu
Aku mencari yang tak kalian cari
Duduk bersama di kursi berduri
Bodoh, jika bicara andai kamu tahu
Aku pun bagai langit di antara angkasa tak bertepi
Bulatkah ini?
Atau antara sisi tak terlihat, ada sudut yang tak pernah diungkap
Kau berani berkaca dan bicara lantang diantara sesat
Sesat yang kau ciptakan sendiri
Kau berani menuai buah yang rasanya pahit diantara yang kau tanam
Seandainya berdiri kamu cuma satu
sebelum mereka merasa bagai keledai tua diantara kuda hitam yang gagah dan muda