Air muka menerka, jiwa telah merana..
Monday, December 9, 2013
Tuesday, December 3, 2013
You just do nothing
Satu
Monday, November 25, 2013
Lagi lagi kamu
Friday, November 8, 2013
Jama'
Bukan mendominasi, tetapi mengawali.
Bukan tidak bisa, namun sulit itu biasa.
Jangan karena berbeda lalu dibenci, bencilah yang salah.
Yang salah dari mata kalian, bukan matamu.
Bukan dibuai, tetapi dibangun.
Lemahnya pikiran ditandai dengan sulitnya menerima perbedaan.
Keruhnya hati, ditandai dengan sulitnya memaafkan.
Cicak merayap di dinding, kuda berjalan di tanah, burung terbang di udara, dan ikan berenang di air.
Masing-masing benar bagi hidupnya, dan manusia, sesungguhnya dipenuhi rasa takut dihatinya.
Membungkusnya dengan keberanian seadanya, yang bisa robek kapanpun bahkan oleh lidah.
Hidup ada dua, yang jadi satu di badanmu.
Setengah milik Tuhan, setengah milikmu.
Hargai milikmu, agungkan milik Tuhan.
Bintangku Tak Terang
Resah dan gelisah..
Cintaiku begini, jangan pergi..
Dan jangan pernah terpikirkan..
Pernahkah kau merasa, apa yang kuberi tak sejujurnya?
Buang ragu itu..
Ini takdir kita, aku dan kamu bersama..
Dipelukmu, kusandarkan seluruh hidupku..
Hanyut dibawa kenangan adalah kemarin..
Sepi ini, takkan terobati tanpa senyummu..
Ingatkah kau akan bisikmu yang menghangatkan dinginnya hati ini?
Hasratku takkan usai, tidak seperti ke hati yang lain..
Kutunggu kamu siang dan malam..
Hanya untuk hari ini..
Hari-hari seperti ini..
Banyak yang datang, tak satupun yang mampu mencuri hati ini..
Kuldesak
Mimpi buruk yang entah sebejat apa namanya..
Hidupku usai di derai air mata yang tak pernah mampu untuk keluar..
Perasaan yang lemah ini terlalu sendiri untuk merasa hangat..
Perasaan yang lemah ini menyentuh sendiriku..
Sendiriku yang entah kan terus lukai hati-hati yang bawa damai..
Tuhan!
Kembalikan aku di jalanmu..
Hanya Kau dan rinduku..
Tak ada wanita, tak cukup cinta..
Tak ada teman, tak cukup tulus..
Tak ada kisah, yang cukup setia dan mengharukan..
Aku adalah Kamu..
Kamu adalah Kamu..
Aku milikMu..
Yakinku bukan lentera..
Namun jelaga..
Hidupku masih entah..
Namun kurasa lelah..
Entah..
Kini dan nanti pun tak dapat kupastikan..
Hanya terdiam dalam sepi dan sendiri.
Monday, October 14, 2013
Sungguh
Saya orang yang lalai dan suka menyia-nyiakan..
Sungguh saya hargai rasa bahagia dan rasa nyaman itu, kini..
Saya adalah orang yang bergerak kearah yang lebih baik..
Sungguh rasa bahagia dan rasa nyaman itu tidak ada dalam hidup saya, selepas saya menyelsaikan sujud..
Saya adalah orang yang hendak memperbaiki diri..
Sungguh damai..
Sungguh indah..
Sungguh kini banyak yang berbeda..
Friday, October 11, 2013
Sesal
Thursday, October 3, 2013
Katakan Pada Mereka
Tak perlu takut..
Ini bukan kuasa kita..
Hari itu datang..
Entah damai atau perang..
Dari barat ke timur..
Dan utara menjadi selatan..
Matahari pecah dan bumi menjadi kering karena ulahnya sendiri..
Sedikit dari kita yang sadar betapa indahnya damai..
Hijau dan biru..
Putih dan coklat..
Membusuk tapi tidak berbau..
Harum tapi tak mampu kau cium..
Dan katakan pada mereka, ada sesuatu yang akan datang tanpa kaki dan mengambil tanpa tangan..
Tuesday, October 1, 2013
Sisa Semalam
Agar Bestari, Bersama Bestari
Angin berhembus seperti kamu yang berlalu..
Lemas tubuh ini, apinya tetap tak mau padam..
Ibaratnya sakit tubuh ini, mungkin sudah mati..
Kusadar..
Dalamnya perasaan ini tak bisa dibohongi saat menapakkan kaki di dasarnya..
Kuakui..
Ternyata kesalahan adalah guru yang paling pahit..
Remuk redam semua..
Jangan sebut bahagia, bila kau tak bersamaku disini..
Menyeka sedih, mengusir sepi..
Sunday, September 22, 2013
Wednesday, September 18, 2013
Senja di Hari
Entah racun ataukah bisa..
Memaksa..
Ada bisik yang tak pernah kau balas..
Ada kecewa yang selalu kau teriakkan,
diantara pepohonan hijau..
Aku kini disini sendiri..
Tak kau lihat..
Serupa satu butiran salju di kutub utara..
Mendamba kekasih malah jadi luka..
Remang malam kini bersandar dalam sepinya hati
Walaupun kupikir senja kan selalu ada di hari..
Kamu
Gigi itu..
Kening itu..
Begitu adanya..
Dia selalu seperti itu..
Rambut lembut..
Langkah kecil..
Suara kurban..
Pinggang yang indah..
Terus kukenang..
Takut..
Tangis..
Tawa..
Senandung..
Bahagia..
Kamu..
rahasiA
Kupatahkan sayapnya yang mati..
Jua kini malam bertanya..
Kubiarkan remuk diremas sepi..
Ada lelaki yang berdiri di depan pintu keluar
Kau lebih lagi ada banyak sekali di jalanmu
Ada angkuh, sombong, dan manusia..
Kini kesederhanaan adalah wacana si bibir merah.
Bentuknya cinta..
Rasanya pahit seperti kopi..
Ada pula saling memiliki yang menjadi primadona kehidupan.
Rasanya hangat..
Bentuknya sangat buruk.
Tak sepatah kata pun alam berucap..
Namun ia berbahasa.
Sayangnya aku mengerti sendiri selama ini
dan tak pernah kuragukan sedikitpun apa yang disampaikannya
Tapi tetaplah seperti ini wahai alam
Kau tiada apa-apanya dibanding yang Mencipta
Karena mungkin ini inginNya
Walau mati, menanti
Rahasi a biarlah tak terucap hingga penghujung masa
Dari teluk alam pikir
Hingga buaian alam nyata
Biarlah rahasi a tak tersentuh hingga nanti di akhir pertempuran..
Dari bibirku
Hingga hati pun akan kutipu agar tetap menjadi rahasi a
"Aku Cinta Padamu?"
Ruang Semu yang Kukoyak
Penatnya hari terhapus kupikir..
Ada rambut halus yang lembut nan wangi,
disusul dengan bayangan wajahnya yang kemerahan itu..
Kembali kuhisap sembari tertawa..
Dia dibalik sinar mentari yang bertajuk sore..
Ruang hitam ini kembali diisi dengan makanan manis
Ruang hitam ini kembali diisi dengan keintiman dan air mata..
Kucoba sandarkan bayangan itu di sudut hati..
Ada potret dan senandung yang kulihat dan kudengar..
Indah gambarnya, merdu senandungnya..
Kini kuhisap sampai habis sampai tersedak..
Ada kebencian dan rasa lapar
Ada sakit dan sedih
Ada harapan dan bayangan
Ada luka dan cinta.
Oh tuhan!!
Jangan senyum itu..
Jangan hapus senyum itu dari wajahnya..
Tak satupun diantara semua yang kuingat selain senyum itu..
Kau tahu?
Kau pikir aku mesum?
Akulah sepi!
Akulah lapar!
Jangan kau siram taman yang sudah basah
Jangan pula kau semai benih mawar di padang pasir
Ini dia!
Akhirnya kutemukan jawabnya!
Aku tersesat dalam ruang semu yang kukoyak.
Friday, September 13, 2013
Biarkan Kebencian Itu
Takkan kau lihat baiknya dunia
Biarkanlah kebencian itu mengalir dalam darahmu
Takkan mampu kau sulam kain sutra
Biarkanlah kebencian itu mendarah daging jua di ruhmu
Takkan mampu kau sentuh kebaikan semesta
Biarkanlah kebencian itu merasuk kedalam sukmamu
Takkan sempat kau tersenyum karena cinta
Ubahlah kebencianmu itu..
Bencilah kebencian!!
Sampaikan Pada Mereka
Wednesday, September 11, 2013
Foo Fighters - Best Of You
I'm your fool
Everyone's got their chains to break
Holdin' You
Were you born to resist or be abused?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Are you gonna and onto someone new?
I neededd somewhere to hang my head
Without your noose
You gave me something that I didn't have
But had no use
I was too weak to give in
Too strong to lose
My heart is under arrest again
But I break loose
My head is giving me life or death
But I can't choose
I swear I'll never give in
I refuse
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
has someone taken your faith?
It's real, the pain you feel
You trust, you must
Confess
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Has someone taken your faith?
It's real, the pain you feel
The life, the love, you'd die to heal
The hope that starts the broken hearts
You trust, you must
Confess
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
I've got another confession my friend
I'm no fool
I'm getting tired of starting again
Somewhere new
Were you born to resist or be abused?
I swear I'll never give in
I refuse
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
has someone taken your faith?
It's real, the pain you feel
You trust, you must
Confess
Is someone getting the best, the best, the best, the best of you?
Tuesday, September 10, 2013
Kembali Kau Datang
Kembali kau datang serupa nestapa
Kaku kaki kiri ini, kanan pun begitu
Kembali kau datang serupa derau derita
Kau menyedihkan!
Datang jika hendak meminta
Pergi tanpa diminta
Kala damai menyapa,
kembali kau datang meminta
Sunday, September 8, 2013
Akulah Dia.... Si Pecandu Dosa
Kini kau bilang Ia tak ada
Pada keheningan malam yang kutapaki, aku sebutir pasir di tepian pantai
Di kegaduhan siang yang kuarungi, akulah buih di lautan
Dulu kau bilang kau sembuh
Kini kau kembali jatuh
Dulu kau bilang kau putih
Kini kau semerah api
Apakah perancis busuk itu yang merusak otakmu?
Tak lain kamu adalah aku, dia dan mereka
Kembali kau jatuh menjadi pecandu...
Pecandu dosa
Kau penggandrung dosa yang pekat
Jelaga di hatimu takkan terhapus oleh usapan manis bidadari
Pekat hatimu yang terbakar takkan bisa kau cuci dengan doa
Kembali kau jatuh menjadi pecandu...
Pecandu dosa
Kau penggandrung dosa yang pekat
Saturday, September 7, 2013
Kau bilang
Kau sebut jagung kemarin dan nanti..
Kau bilang rokokmu itu berbau..
Kau sebut aku pemalu..
Aku ingat semua itu
Tanpa pedati, kau tetap berlari..
Kini kau mati jemari tanpa tandai hari..
Sujudmu
Harap cemas dipojok masjid dengan mata memerah..
Perak di tangan kananmu..
Emas di tangan kirimu..
Tanpa lihat kanan kau meludah..
Ibu memberi susu..
Anak serupa ibu..
Kau buat malu mereka..
Bapakmu yang berkeringat di dahinya..
Ibumu yang lebam di tangannya..
Kau buat malu dibawahmu..
Anakmu yang hormat padamu..
Cucumu yang berlari malu..
Sujudmu kini hanya tuhan yang tahu..
Kami manusia hanya termangu..
Teman Pitam
Awal yang berakhir kini menyaru..
Legam kau geming di kuping kawan..
Segan hilang serupa asap..
Hendak kau akhiri, namun takkan bisa..
Katamu : "Tolong!"
Tapi katamu, melegam..
Melegam!!
Melegam!!
Kau teman pitam!!
Tak punya malu, telanjang di depan Tuhan..
Birahi Temanmu
Tak satupun kau abaikan..
Baginya kau pundi birahi..
Tak kau gubris sama sekali..
Seru bagimu..
Jera jua kau seru..
Birahi temanmu takkan usai baginya..
Kini sudah kau lupa, tak ada lagi yang tersisa..
Candu Bagimu
Teruskanlah..
Teruslah kau merasa benar..
Teruskanlah keyakinanmu itu..
Kelak 'kan kau sesali pada suatu masa..
Dan sesalmu 'kan jadi candu bagimu..
Wednesday, September 4, 2013
Monday, September 2, 2013
Begini
Gw emang enggak pernah deket sama bokap, dari kecil gw udah terbiasa pake bahasa-bahasa kaku dan enggak pernah manja ke beliau. Sering selisih pendapat, sering salah paham satu sama lain, dan lain-lainnya yang masih enggak menyenangkan. Di ulang tahun gw yang ke-22 kemarin itu, orang-orang kantor pada nanyain gw ultah ke berapa, dan bokap bilang ke-25. dan jadilah lilin di surprise party itu angka 25. hahaha yepp! that's the typical of my father, seems like don't care about this kind of things hahaha but actually i really appreciate for all the things he give to us, for his contribution to my family i mean. Dan di satu sisi, gw selalu enggak bisa buat ngecewain beliau, karena gw punya keyakinan kalau pengabdian kepada orang tua hadiahnya adalah berkah kepada keluarga yang akan kita bangun kelak, InsyaAllah.. dan di sisi lain, kalau bokap udah ngomong sama anak-anaknya itu semua kayak enggak nanggepin dengan serius, tapi pasti terbius dan jadi sugesti yang tumbuh berkembang di dalam pikirannya. Nah both of side ini yang bikin gw selalu total saat mengerjakan sesuatu yang menjadi titahnya ke gw sebagai kepala keluarga.
Berhubung dari jaman gw dan adek-adek gw kecil, bokap udah sedikit demi sedikit nanemin sedikit etos budaya jepang, semuanya bakal jadi masalah yang menjadi penyesalan mendalam saat melakukan kesalahan, bahkan merasa malu yang sangat teramat, karenanya semua harus terjadi sesempurna mungkin sesuai keinginan dan rencana. Apalagi idenya dari sendiri, semuanya harus lebih dari apa yang dibayangkan, diperhitungkan. Kayak hari ini, gw yang mengecewakan beliau dengan ide gw sendiri. Ada beberapa detil yang gw lupa karena lalai dan terlalu tergesa-gesa. tergesa-gesa itu sikap kekanakan yang tipis sekali jatah toleransinya di hadapan bokap gw. Kalau udah ngeliat matanya saat kecewa tuh, gw ngerasa langsung kosong aja. Sebenernya dari dulu gw pengen banget hidup sendiri, jadi pilihan apapun yang gw ambil hanya akan berdampak ke gw sendiri, tapi yaa gw enggak tega aja ngebiarin bokap gw jalan sendiri dalam keadaan ekonomi keluarga yang parah kaya sekarang ini. That's all i guess.
Friday, August 30, 2013
Dan Kamu Di Pagi Ini
Jangan lupa 'tuk tersenyum dan semai damai di hati mu yang dalam..
Ketulusan akan menghapus prasangka..
Keridhaan 'kan menghapus nestapa..
Rindu tiada pergi dari hati yang sepi..
Jangan pernah berusaha 'tuk padamkan mimpi..
Dan kamu di pagi ini..
Jangan lupa 'tuk ingat fitrahmu..
Bahwa kecintaan 'kan selalu mendatangkan kecintaan lainnya..
Thursday, August 29, 2013
Beginilah Adanya
Aku bukanlah aku..
Kamu akan tetap kamu..
Aku untukmu, walau kau mengelak..
Getir takkan ada habisnya kalau kau hanya hidup dalam lamunan..
Buang semua angan mulukmu itu..
Terima takdir yang tersurat, bahwa akulah yang 'kan menemanimu hingga akhir pembaringan kita..
Sakit pernah ada di badan..
Takkan seberapa, dibanding ruh ini yang sakit karena kehilangan separuhnya, jika kau berpaling..
Monday, August 26, 2013
Abu - Abu
Aku ini abu-abu, yang masih mencari warna dominan aslinya.
Atau entah ku kan mati seperti ini..
Seperti abu yang akan hilang hanya dengan tiupan angin..
Ku Tahu
Ku tahu ada ego yang mendarah daging dibalik kulit tipismu..
Ku tahu ada nafsu yang membakarmu setiap saat dalam bahasamu..
Ku tahu ada luka yang perih di balik senyummu..
Ku tahu karena aku, adalah kamu..
Saturday, August 24, 2013
Rock Moon
Tapi kalau gw rockstar, you're my rockmoon
We live among the sky, and shining like we never tired of this..
We sing all night and leave them when they forget..
We were shining when they need it..
Living a life in a sky, in a dream land that we've made..
You and me, everyday madly in love..
Friday, August 23, 2013
Kaku dan Lupa
Sesama memiliki keyakinan adalah fitrahnya kita sebagai makhluk yang hidup.
Dimulai, kamu ingin memiliki atas sesuatu.
Perlahan, kamu ingin menguasai atas beberapa.
Kemudian, kamu ingin berada di atas semua.
Bahwa kamu akan selalu merasa ingin menguasai, dan keinginan itu akan menguasai dirimu atas ruhmu yang kaku dan lupa setelah semuanya terlambat.
Dewa 19 - Laskar Cinta
Berhati-hatilah dirimu
Kepada hati-hati yang penuh
Dengan kebencian yang dalam
Karena sesungguhnya iblis
Ada dan bersemayam
Di hati yang penuh dengan benci
Di hati yang penuh dengan prasangka
Laskar cinta…
Sebarkanlah benih-benih cinta
Musnahkanlah virus-virus benci
Virus yang bisa rusakkan jiwa
Dan busukkan hati
Laskar cinta…
Ajarkanlah ilmu tentang cinta
Karena cinta adalah hakikat
Dan jalan yang terang bagi semua
Umat manusia
Jika kebencian meracunimu…
Kepada manusia lainnya
Maka sesungguhnya iblis
Sudah berkuasa atas dirimu
Maka jangan pernah berharap
Aku akan mengasihi
Menyayangi manusia-manusia
Yang penuh benci seperti kamu..
Laskar cinta…
Sebarkanlah benih-benih cinta
Musnahkanlah virus-virus benci
Virus yang bisa rusakkan jiwa
Dan busukkan hati
Laskar cinta…
Ajarkanlah ilmu tentang cinta
Karena cinta adalah hakikat
Dan jalan yang terang bagi semua
Umat manusia
Wahai jiwa jiwa yang tenang jangan sekali kali kamu
Mencoba jadi tuhan dengan mengadili dan menghakimi
Bahwasanya kamu memang tak punya daya dan upaya
Serta kekuatan untuk menentukhan kebenaran yg sejati
Bukankah kita memang tercipta laki laki dan wanita
Dan menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa yang pasti berbeda
Bukankah kita memang harus saling mengenal dan menghormati
Bukan untuk saling bercerai-berai dan berperang angkat senjata
Tuesday, August 20, 2013
Mr. Big - Nothing But Love
Came true today
'Coz we listened to our hearts
No one but you will ever do
Our search is through
But our journey's just beginning
Nothin' but love can last forever, nothin' but love will start
To mend the place inside your heart that needed healing
Nothin' but love can last forever, nothin' but love will start
To make your head spin 'round and 'round
You know you're feeling love
Nothing but love, nothing but love
Can't read your mind
Lord knows I'm trying
But in your eyes
I see everything I need to know
Nothing to do but follow you
My aim is true I could never ask for anymore
And if you walk away
You know that I will follow
To steal back your broken heart
At least until' tomorrow
Because whatever comes today
Beside you I can't hiding you're the one
Nothin' but love can last forever, nothin' but love will start
To mend the place inside your heart that needed healing
Nothin' but love can last forever, nothin' but love will start
To make your head spin 'round and 'round
You know you're feeling
Nothin' but love could hold our world together
Nothin' but love can start to let us hear the sounds above
That have been screaming love
Nothing but love, nothing but love
Love, nothing but love, nothing but love
Friday, August 16, 2013
Kau
Lihatlah bulan yang sedang memudarkan senyumnya di ujung langit..
Kau yang indah yang kucinta dan kupuja..
Lihatlah bintang yang kian turun ke pembaringannya di ujung langit..
Kubayangkan indah pagi ini jika bersamamu..
Angin yang sayup menghembus di kening yang sudah lelah untuk berkerut ini..
Tak gentar pikiranku tuk memikirkan senyummu..
Terpahat dalam dan ditumbuhi berbagai bunga warna-warni di sekitarnya..
Yang harumnya selalu mengguratkan senyum..
Saat ku sadar dirimu bukanlah dipelukku..
Aku hanya diam tak berani mengejar bayangmu..
Thursday, July 18, 2013
Jatuh Ke Ruang Hampa
Berhenti di tengah perjalanan untuk minum beberapa kali..
Bukan dahaga ini yang ingin kupuaskann..
Bukan juga lapar ini yang ingin kuhapuskan..
Tapi sepi dan luka sebadan ini yang terus-terusan memakan dagingku..
Di suatu hari aku hendak berlari setelah menyiapkan kedua kakiku yang sudah kaku..
Namun, ada burung camar merah bersuara unik memikat hatiku.. "Mungkin ini yang selalu aku cari?" tanyaku
Hampir sebulan aku mengikutinya, kuperhatikan apa yang selalu disukainya dan membuatnya betah di dahan yang kering dan hampir mati itu..
Aaaaah! ternyata kekasihnya mati di dahan itu saat menjaganya.
Dia tak tergugah walau ku ada dihadapannya..
Sehari setelah itu ada sayap tumbuh dari punggungku, langsung ku kepakkan sayap baru ku yang masih lemah itu..
Sembari menangis, sayap-sayap ku memang lemah sebagaimana hati.. Hingga jatuhlah diriku ke ruang hampa ini
Yang selalu kupikir adalah, selamanya ku kan ada disini..
Namun kau datang dari tempat yang mereka sebut surga, dengan senyum indah di wajahmu itu..
Membangunkan tidur kelamku selama ini, disini.. Dan menunjukkan jalan agar ku bisa keluar dari ruangan ini..
Namun membuatku putus asa beberapa kali, karena jalan yang kau tunjukkan padaku untuk keluar sangat-sangatlah sulit dan penuh resiko..
Sampai saat ini masih selalu kucoba, walaupun salah langkah setengah, aku mati..
Seindah..
Seindah......
Sengaja Kau Hilangkan Kuncinya
Dari yang kulihat tak seorang pun ada di dalamnya..
Dari yang kulihat tak ada satupun hal yang mampu masuk dari luar, bahkan udara..
Mengapa kau tutup tempat se-indah yang orang katakan itu hanya untukmu seorang? yang bahkan kau pun tidak didalamnya..
Egois sekali dirimu..
Aku tahu ini tempat yang sangat cocok untukku..
Walaupun kutahu, aku bukanlah yang pantas di dalamnya..
Namun setidaknya biarkan aku melihat lalu berkaca, akan kupantaskan diriku kelak..
Ooooh!
Aku tahu!
Aku tahu dari wajahmu yang selalu bicara..
Pasti sengaja kau hilangkan kuncinya?
Tuesday, July 16, 2013
Pathetic, Dramatic
They Bring Me To You lagunya Joshua Radin
Maybe I'm Amazed kayak lagunya Paul Mccartney
And I Love Her lagunya The Beatles
Can't Go Back Now lagunya The Weepies
That's All
Saturday, July 6, 2013
Right, Is The Only Answers For Some People..
What happened to those people?!
Semestinya mereka punya pandangan dari sudut masing-masing dengan cara masing-masing.
Kalaupun dengan pandangan sama dan cara serupa, mengapa mereka tidak membuat sendiri?
Pemimpin tidak selalu benar selama dia manusia biasa.
Oh, wait! i found the best word for this one, "Sycophant"?
John Mayer - Say (Lyrics)
Every little past frustration
Take all your so called problems
Better put them in quotations
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Walkin' like a one man army
Fightin' with the shadows in your head
Livin' up the same old moment
Knowin' you’d be better off instead
If you could only
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Have no fear for givin' in
Have no fear for givin' over
You better know that in the end
It's better to say too much
Than to never to say what you need to say again
Even if your hands are shakin'
And your faith is broken
Even as the eyes are closin'
Do it with a heart wide open
A wide heart
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Say what you need to say
Hey Folks!
The lyrics is just as simple as that right?
Say what you need to say, just repeating many times on this song..
But sometimes, you only can't find a best way to say, to send a message from your mind and heart directly by the words. Then, just show 'em by the gesture of clues.
Monday, June 17, 2013
Saturday, June 15, 2013
Lampu lampu ini
Tuesday, June 11, 2013
Ini, kini
Ingin berteriak sampai mati di hati..
Thursday, May 30, 2013
Memaki diri
Debu Diangkasa (7/09/2013)
Friday, May 17, 2013
Wajah Lama
Saturday, May 4, 2013
Hening semalam di bestari
Hanya ada monster hitam yang legeg!
Betapa angkuhnya dia
Tak lupa berderau menyayat keheningan yang kucinta
Saatku sedih, dia malah menggangguku
Aku hanya ingin berdua bersama keheningan
Semalam saja..
Anakku
Inginku anakku selalu jadi yang terindah selamanya
Inginku anakku kan jadi suatu yang tidak pernah pecah
Anakku.. ada dan tiada dirimu nanti
Kau harus tahu betapa ku mengharapkanmu dan jangan sampai kau lupa!
Jaga ibumu
Sayangi ibumu
Sesungguhnya dia akan lebih mencintaimu daripada aku kini dan nanti
Air Mata Ibu
Menampik sedih dengan segala dayanya kepada tuhan
Hatinya kini begitu pilu
Hatinya kini begitu perih
Dia ibuku..
Wanita yang melahirkanku..
Wanita yang selalu mengobarkan api untuk impianku dan adik-adikku
Ingin kurejam perih dihati yang menetes dari matanya itu
Karena aku tahu dia takkan mampu untuk menahannya sendiri
Aku tahu tuhan..
Air mata ibu, takkan pernah menetes karenaku lagi..
Takkan, kecuali bahagia..
Friday, May 3, 2013
Rindu ini
Ada udara yang segar yang selalu kurindukan
Ada tawa anak-anak bersenda gurau sambil berjalan ke sekolah
Tenang...
Nyaman...
Mengharukan sembari menikmati secangkir teh panas
Ditemani musik-musik nan damai
Didampingi orang-orang tercinta
Menguatkan satu sama lain
Menebarkan senyum, di masing-masing wajah
Kunantikan datangnya masa itu..
Masa dimana berjalan tanpa sendal adalah hal yang biasa
Masa dimana membeli sebungkus nasi adalah urusan rakyat yang sepele
Masa dimana tertawa dengan tulus karena lucu tanpa muslihat
Rindu ini adalah rindu yang tak pernah ku buat-buat
Lembut berangin
Hari terlalu sendu untuk menikmati sebotol bir sendiri
Melankolis, kini berharap ada keajaiban memaknai diri dengan lainnya
Hilang arah bagai kafilah yang dahaga akan tubuh para penari
Hilang kawan bagai para penjahat yang tak lagi kenal kampung halamannya
Disini, di dalam kamar yang sedu sedan kami harap cemas menanti jawaban yang tak pernah ditemukan
Disini tetap lembut berangin seperti kemarin dan kemarin dulu
Bersetubuh
Menjajal tubuh satu sama lain
Berharap kepuasan akan menindih hati kami berdua
Mengharapkan ridha bejat para setan
Satu persatu kami tanggalkan
Satu kelima kami sudah telanjang
Bingung berlaku, jemari menari
Masing-masing kami melumuri diri dengan dosa
Masing-masing kami saling menghujani nafsu yang berdetak
Masing-masing kami menikmati setiap detik siksa neraka itu
Masing-masing kami........
Diantara diam
Kami tertawa karena kebodohan kalian..
Kami menangis karena kalian kejam..
Kami diam bukan berarti kalian boleh berteriak..
Kami ada diantara diam..
Jalang!
Berteriak jalang tanpa bercermin!
Tuhannya yang maha pengasih siapa yang tahu!
Pun sama denganku, melarikan kata dari sini!
Friday, April 26, 2013
Bising!
Bak seorang pengumpat yang mati
Ada satu atau dua di kisaran kepalanya
Ada puluh ribu yang menyumbat di hidupnya
Kemari..
Kemarilah..
Kita bersama dalam perenungan
Kita berdua di dalam sepi yang berkhianat
Kau sepi dan aku gundah
Aku hilang dan kau lebur
Mengapa dunia ini memberi
Mengapa dunia ini berduri
Kau tahu aku mau
Aku tahu kamu ragu
Sepiku, sikapmu, pandanganku, hatimu
Bising!
Saturday, April 13, 2013
Senja Menuju Pagi
Saya akan sangat menghargai kritik dan saran dari anda, karena menggambarkan atensi yang rekan pembaca berikan kepada saya sebagai penulis.
Gebetan
Udah hampir 4 tahun belakangan ini kalau enggak salah, gw ngejomblo. Dan udah beberapa kali juga temen-temen yang sedih dengan keadaan gw yang satu ini, nyomblangin gw dengan kandidat-kandidat jagoannya, tapi semuanya gagal, sekalinya ada yang cocok terus moodnya yang ilang. Ada temen gw yang bilang "Kalau lo mandang semua cewek kayak mantan lo, kapan lo punya pasangan yan?" gw cuma bisa mangkir dengan jawab "yaa bukan gitu juga, mood gwnya aja yang ilang.."
Emang sihyaa, rasa percaya gw terhadap gadis yang terlihat lugu hilang entah kemana, apalagi kalau dipaksain. Maksudnya gini, udah enggak ngena Chemistrynya ditambahin paksaan dari kanan kiri lo yang jelas mengesampingkan keinginan dan kebutuhan lo sendiri. Gw tuh suka cewek yang diem, tapi kadang suka cewek yang periang, kadang suka cewek yang suka olahraga, kadang suka yang suka baca. Beberapa cewek yang gw inget pas gw PDKT dan dicomblangin bakal gw ceritain disini.
hmmmm....
Yang pertama sebut aja Luna, doi nih blind date-an gw.. yang didapet dari skype nyasar di notif adding friends gw. Dari mulai ngobrol-ngobrol ngalor ngidul gitu sampe akhirnya kita ketemuan di hari ke-3 setelahnya, mungkin sama-sama menyimpan ekspektasi yang besar, dia nungguin di parkiran mobil di tempat janjian dan gw juga ngelakuin hal yang sama hahaha.. kita sama-sama bilang kena macet waktu itu, sehari setelahnya kita buka-bukaan, dan yang ada cuma ketawa-ketawa doangan. Beberapa hari setelah itu memuai entah bagaimana hahaha
Ada lagi pacarnya temen gw yang emang niat ngenalin gw sama cewek yang satu ini, sebut aja namanya Andrea. Si Andrea ini orangnya supple, asik buat diajak ngobrol, dari fotonya cantik juga dan kelebihan dia yang belum ada obatnya adalah dia itu bisa masak, tipe yang jarang banget gw temuin dari temen-temen cewek gw juga, nih. Awalnya kita cuma BBm-an, terus mulai penasaran sama suaranya akhirnya kita telfon-telfonan, suaranya mendayu-dayu bak rayuan pulau kelapa gitu hahaha.Tapi ternyata pas ketemu si Andrea ini zonk! banget.. Berbanding terbalik banget sama yang dia dan oknum pencomblangan yang bertanggung jawab deskripsikan hahaha yaa gw juga enggak sempurna, tapi yang namanya first impression gitu. Oke pake dalil "gw sih orangnya apa adanya.." Ibarat baca buku, lo baca langsung dari tengah dan enggak ngerti apa isinya, mana ada orang yang suka sama satu buku tanpa melihat judulnya, mulai baca isinya dari depan kan? Setelah itu fase PDKT berhenti sampe disitu dan memuai (Lagi).
Yang ketiga, sebut aja Danis. Si danis ini udah gw kenal lama sebenernya, doi tuh orangnya rendah hati, periang, dan suka anak kecil, tapi berkat ide dari salah satu temen gw, gw deketinlah si danis ini dengan metode lama teman tapi kekasih. Ternyata justru sifat dia malah berubah setelah kita udah sebulan deket. Dan memuailah lagi
Yang terkahir, gw lagi enggak mau dicomblangin sama siapapun dan dia juga sama katanya, tapi berhubung waktu itu gw lagi bete, dan temen gw ini mau keluar asalkan maen ke tempat si cewek yang mau dicomblangin ini nongkrong, berangkatlah kita ke tempat tersebut. Kenalan, tukeran nomer hp, selesai nongkrong udah deh enggak ada apa-apa.
Turbided
Beberapa minggu yang lalu ada sepasang kekasih yang emang mereka udah lama pacaran dan waktu itu gw kembali ke kerjaan gw jadi kambing conge, walaupun gw sering jadi kambing congenya temen-temen gw yang pacaran, kali ini dialognya unik, dan inilah sedikit dialog dengan runtutan kejadian yang terjadi.
A : tuuh, kamu romantis dong kayak cowok di film itu (kebetulan kita lagi hang out bareng dan mereka lagi review film yang kemaren mereka tonton, entah apa judulnya)
B : yaa, jangan samain aku sama tokoh itu, dong
*beberapa dialog disensor*
Sampe pada akhirnya mereka berantem.
Si cewek ini juga nyelipin kalimat "Aku kan juga mau diperlakuin kayak gitu..", seriusan.. mereka emang temen gw dan gw bilang "kalian kenapa enggak putus aja sih, masalah gituan aja jadi berantem? hahaha" terus si cewek jawab "yaa gw bukan lo yang jomblo, cuek dan kesepian enggak jelas yang sibuk sama pemikiran lo sendiri dan kerjaan lo.." nahloh! sewot ke gw jadinya kan? hahaha padahal gw juga bercanda. Pas si cewek ini ke toilet, gw tanya ke si cowok apa si cewek ini lagi dapet? dia bilang "malah baru selesai kemaren, yan.. gak ada apa-apa sama sekali, dari rumah baik-baik aja kok.. emang kadang dia suka gitu, tapi baru kali ini aja dia liatin di depan lo.." Si cewek ini lupa memantaskan diri untuk bisa diperlakukan seperti itu, si cewek ini lupa kalau setiap orang punya perbedaan dalam mempresentasikan perasaan. Normal kalau seseorang mengutarakan keinginannya, harapannya, tapi toh ya jangan dipaksakan, jangan lupa juga kepantasan kita untuk diperlakukan seperti itu. Ibarat punya gelas, kalau punyanya gelas vodka yaa wajar minta diisi vodka, kalau gelas bir ya diisinya pake bir.
Lagipula kalau emang sayang, pasti ada toleransi yang sangat besar terhadap sikap masing-masing dari pasangan itu, itulah alasannya mereka menerima satu sama lain dan memfungsikan fase PDKT sebaik mungkin untuk mengenal satu sama lain, sehingga mampu memaklumi semua kekurangan masing-masing. Yang penting mah setia, dan saling memahami, si cewek ngertiin si cowok, si cowok ngertiin si cewek, kalau saling mengerti dan mampu memenuhi itu baik sekali, tapi kalau saling mengerti tapi ada yang tidak mampu memenuhi? apa mau dipaksakan? "yaa paling enggak usaha, kek.." cewek-cewek, dengerin aa yah.. yang namanya cowok juga ada usaha dan keinginan buat muasin pacar, walaupun kebanyakan cuek, tapi enggak sedikit juga yang ngusahain mati-matian kok. Dan terjadi di beberapa kasus seperti ini, si cowok punya inisiatif ngelakuin sesuatu yang si cewek mau dengan melihat gerak-gerik si cewek, tapi si cewek ini terlalu agresif dan mengutarakan keinginannya. Si cowok ini justru jadi males enggak ketulungan, perhatiin contoh ini baik-baik "Gw pengen nyuci piring, aah.. kasian nyokap keliatannya capek, tapi abis film ini aja deh..", tiba-tiba nyokap sewot dan teriak marah-marah "kamu tuh bukannya bantuin nyuci piring atau apa kek, enggak ada inisiatifnya banget.." dan tiba-tiba lo jadi males banget buat nyuci tuh piring, yang ada malah ogah dan jadinya berantem sama nyokap lo, misalnya.
Dulu gw pernah jalan sama temen gw buat nengokkin yang sekarang udah jadi mantan, dan di jalan gw berantem lewat telfon karena dia nuntut buat ditengokkin, alhasil gw cuma ngebir di kota itu dan balik lagi hahaha
Emang bener banget, kalau niat baik itu jangan ditunda-tunda, tapi kadang dalam masalah hubungan pacaran, si cowok nungguin waktu yang paling pas dari segala aspek, lo mesti ngitung si cowok ini lagi ada duit apa enggak, si cowok ini lagi ada kesibukkan yang enggak bisa ditinggal atau enggak.
Jadi saran saya, kalian harus lebih dalam memahami satu sama lain, jangan ragu menanyakan maupun menjawab agar semuanya lebih jelas, yaa.
Ini temen gw sumpah enggak jelasnya keterlaluan banget sebenernya hahaha, dan gw ketularan enggak jelas sampe posting kayak gini juga.
Tapi ada juga sepasang kekasih yang juga temen-temen gw dan selalu bikin gw iri. Si cowok ini anak kosan, si ceweknya juga anak kosan yang sama-sama ngerantau di kota orang buat menimba ilmu. Pas gw dateng ke kosan mereka, mereka lagi makan sepiring beduaan, bro! gila! so sweet banget nih orang bedua, ternyata mereka sama-sama lagi enggak punya uang dan si cewek bilang "ayoo yan, kita makan bareng aja, seadanya yaa.." sweet banget meen, sampe terenyuh gw dengernya waktu itu. Gw yang kecapekan menapaki jalan ratusan kilometer ke kota itu langsung diem dan malah nontonin mereka makan, bukannya beliin makanan lagi hahahaa
Menurut penilaian gw, mereka ini contoh pacaran sukses. udah enggak ada canggung, udah enggak pake gengsi-gengsian, udah jelas-jelas bisa menerima kekurangan masing-masing dan mampu menyemangati satu sama lain disaat jatuh. Mereka tuh bener-bener pasangan idola gw banget dari mulai tau pacaran mereka kayak gimana, sampe saat ini. Moment-moment yang gw inget tentang mereka itu dramatis-dramatis semua broo, agung hercules juga langsung enggak ngeres lagi kali pikirannya hahaha
Terus ada lagi nih si cowoknya lagi banyak tugas, sementara si ceweknya banyak waktu senggang, ceweknya enggak ragu buat bantuin dan nemenin si cowok buat ngerjain tugasnya, terus kadang si cowoknya maen game sementara si ceweknya sambil baca di pangkuannya dan gw cuma ngeces kalo denger mereka lagi ngenang yang begitu-begitu di depan gw hahaha.
Saya doakan si aa kasep dan si teteh geulis berjodoh, sementara pasangan yang ada di cerita pertama, semoga mereka dibukakan pikirannya untuk dapat menemukan yang terbaik bagi mereka, bukan berarti putus yaa, perspektif kalian menentukan bagaimana kalian.
Friday, April 5, 2013
Alhamdulillah
Hari kedua gw nemenin kedua boss gw ke wholesale shop korea gitu, antrian panjang sementara gw ngantri sambil jagain shopping cart, si boss pada keliling2 lagi, hape mati dan enggak ada kerjaan selain ngeliatin ibu-ibu depan gua yang ternyata 3 trolly di depan gw itu punya dia semua, akhirnya si Alfian memutuskan untuk pindah haluan ke antrian sebelah. Everything's seems so right pas pertamanya, karena belanjaan ibu-ibu itu kardusan dan enggak begitu banyak, lalu total tertera di monitor sebesar Rp 1.348.300 semua berubah menjadi mimpi buruk setelah itu ibu-ibu yang di depan gw ngeluarin duit pecahan Rp 5.000-an se-handbagnya nyonya ini, sementara antrian disebelah gw udah selesai, pas si kasir berusaha menyelesaikan 70% lagi sisa pekerjaannya, pas pengen pindah lagi ternyata loketnya tutup bro! iya tutup beneran! alhasil gw nungguin si mba-mba kasir sambil beberapa kali nawarin buat bantuin ngitung tapi selalu ditolak dan tawaran trakhir gw ditolak dengan ketus seraya beralasan "Ada supervisor saya di belakang, mas.. nanti saya bisa dapet tanggapan jelek.." mantaaff!
Hari ke-tiga, gw mencoba untuk menenangkan pikiran dengan ngajak salah satu temen gw nongkrong jam 11 malem. Setelah doi meng-iya-kan ajakan gw, berangkatlah aang satu ini menuju lokasi keberadaannya yang lagi ada di Alam Sutera, masuk tol pasar rebo nyari-nyari rokok di jok sebelah tempat biasa naro ternyata itu bungkus udah abis, udah mah asem mulutnya, si iPod pake mati dan lupa bawa charge cablenya mantaaff, alhasil dengerin radio sampe ke alam sutera. Sret.. sret.. srett cerita punya cerita. Karena keasikan nongkrong enggak kerasa jam udah nunjuk-nunjuk ke angka 5, gabut ini mata ngeliat itu jam nunjuk ke sembarangan arah karena jam 7 gw udah harus siap di kantor. Balik buru-buru, pas di tol mata tutumbenan pake acara ngantuk segala, lemes selemesnya badan. Demi keamanan diri dan finansial keluarga, gw putuskan untuk tidur sebentar di bahu jalan dan tidak lupa menyalakan lampu hazard tanpa mematikan mesin dan membuka sedikit kaca mobil,niat cuma tidur setengah jam, pas kebangun jam makin kejam lagi nunjuk ke angka 7. Ngebut sebisa mungkin, namanya jam 7 pagi di jakarta jarak 11 Km, jam setengah setengah 10 gw nyampe penuh darah penuh nanah sembari menahan mual karena sempet keabisan bahan bakar dan mesti jalan kaki buat beli solar. Gw langsung berangkat ke kampus berusaha ngisi KRS yang masa waktunya semakin mengikat, sebelum itu aa enggak lupa buat sarapan dulu, menu yang terlihat hanya siomay. Pas gw beli, berdiri sambil ngerokok dan nahan rasa badan yang pegel, enggak kerasa itu rokok di tangan bisa-bisanya nyemplung ke panci saos kacang si abangnya... se-panci udah kagak bisa dimakan beroooh x_x, sebagai rakyat yang bertanggung jawab gw gantiin se-dimintanya dia aja.. Syedafff
Hari ke-empat, gw mencoba tetap berpikiran positif dengan bantuan berolahraga. Berasa udah lama enggak maen maenan anak kampus, berangkat aa ke tempat billiard langganan, dan disitu gw mecahin gelas minuman.
Pagi ini, hari ke-lima, semoga yah.... :")
Sekian
Wednesday, March 20, 2013
Damai
Serupa lampu mati serupa hati
Pura-pura ada di badan
Bohong ada di mulut
Yang hati rasa tiada menghiraukan
Ada apa dengan mereka?
Lupa?
Dia yang mengacau, dia yang mencaci
Dimana malumu?
Kau teriak dunia mendengar
Orang benar tuhan yang tahu
Serupa gandhi dari india yang mati karena senyum
Mungkin
Karena mungkin itu mungkin
Sudah mungkin bukanlah mungkin
Bisa mungkin juga mungkin
Berharap kau punya kata lain
Bisa jadi hanya lamunan dibalut kain
Bicara
Tak sadar muka orang dilumuri perca
Serupa albert berotak katak
Berupa katak tak berwatak
Diujung dahan orang menunggu mati
Nafas panjang dimakan hati
Wajahmu merah!
Sebentuk rasa bagi manusia yang begitu muram
Kemarin adalah hari dimana dia berteriak
Esok adalah kesempatannya untuk tersenyum
Bahagia orang cari
Bahagia selalu dinanti
Manusia tau apa?
Manusia bisa apa?
Berlari kelaut, hanya pasir dan ombak yang ditemuinya
Mendaki gunung, hanya pepohonan dan keheningan yang menyapanya
Sosok itu berlari kesana kemari
Sosok itu melayang
Alam pikir terkoyak lalu terbakar bagai kapas kering berminyak
Apinya berkobar sekian lama tak kunjung padam
Kidung di hati terus terlantun
Lantunnya sendu bagai nyanyian merpati
Mendungnya hati selalu berlaun
Tuesday, February 19, 2013
Api
Api
Dimana-mana orang menyalakan api
Bukan untuk menghangatkan tubuhnya, tapi untuk membakar yang dibencinya
Bukan untuk kebaikannya melainkan untuk memenuhi keinginannya untuk membalaskan dendam
Air pun sudah tak ada lagi
Kini api membakar masing-masing jiwa yang penuh dengan gas beracun itu
Bukannya habis malah berbanyak beranak pinak
Apa yang mereka inginkan?
Perang sebesar apa yang mereka tujukan?
Kehancuran seperti apa yang mereka inginkan
Sunday, February 17, 2013
Hati Manis
Namun sang tuan tiada naik pitam
Diusapnya kebahagiaan dalam dirinya
Terasa hinggap disana berbulan lamanya
Harap cemas semua yang dimakan
Waktu menantang ajal dengan garis ibu jari
Ada lelaki berdiri disampingnya
Setia menemani jeritnya
Tak henti harap cemas itu dari keringatnya
Demi lembaran baru dia korbankan segalanya
Hati manis yang kecil
Hati manis yang didamba
Langit dan Laut
Ombak menari dengan damai
Hidupnya selalu ramai
Menahan tangis entah kenapa
Haru kah dirinya?
Atau sedih di hatinya?
Langit muncul diujungnya dengan tangan terbuka
Dia pun melayang ke pelukannya
Menangisnya dia disana diringi nyanyian lumba-lumba yang berkabung
Langit di ujung lautan kini telah datang
Hangat kembali
Damai di hati
Tiada lagi menanti
Takkan ada lara mendekati
Hidupmu laut
Bahagiamu langit
Aku saksinya....
Tuesday, January 1, 2013
My All
Kalo lo bertanya-tanya "kayak pernah tau judul ini, tapi darimana yaa?", judulnya diambil dari lagunya teteh Mariah Carey, yang kelok-kelok sama falsetonya bikin lemes sebadan-badan. hahaha balik ke konsep awal tulisan ini, bukan buat seseorang kayak di lagu itu, tapi buat beberapa orang yang seharga segalanya di dunia ini bagi gw. beuuh sedap, kan?
Tulisan ini bakal nyeritain secuil kenangan bersama mereka dalam hidup gw sewaktu kecil.
![]() |
| Kiri ke Kanan : Rangga, Gw, Maesya, Aras. |
Gw juga pernah enggak sengaja bikin tangannya kejepit di pintu mobil bokap sampe doi nangis bercucuran air mata.. hahaha sekarang baru lucu, nah dulu gw udah ngeri kaya apaan tau kalo sampe itu tangan kenapa-napa..
![]() |
| Arassari Kusumah Dewi |
Yang kedua si Rangga nih..
![]() |
| Rangga Firdaus |
![]() |
| Rangga Firdaus |
![]() |
| Maesya Felixo Gustin |
![]() |
| Maesya Felixo Gustin |
![]() |
| Kiri ke kanan : Aras, Nyokap, Maesya, Rangga |
![]() |
| Kiri ke kanan dimulai dari jaket merah : Aras, Maesya, Nyokap, gw, Bokap |
Hidup Untuk Diburu
Aku berada..
Aku bermakna..
Aku bernada..
Hidupku bagai sehelai kertas bungkus buah delima..
Semua berlomba-lomba merobekku agar mendapat manisnya apa yang kujaga..
Aku hidup!!
Aku hidup!!
Hidup untuk diburu..








